Tampilkan postingan dengan label do you know?. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label do you know?. Tampilkan semua postingan

Mengapa bentuk rumah lebah itu segi 6?

Seperti yang sobat ins semua tahu, lebah merupakan hewan yang berkoloni. Dalam satu koloni terdapat berbagai macam jenis lebah. Mulai dari ratu, lebah pekerja dan lebah jantan. Sarang lebah merupakan tempat dimana seluruh koloni berkumpul, mereka mengumpulkan madu yang telah mereka kumpulkan dan menelurkan larva-larva mereka di sana. Tapi kenapa bentuk rumah lebah segi 6?
Yang pertama ialah bentuk heksagonal (segi enam) berfungsi sebagai tempat penyimpanan madu. Setelah melalui penelitian panjang, para ahli matematika menyimpulkan bentuk inilah yang paling optimal sebagai tempat penyimpann madu, dilihat dari segi efektivitas ruang yang terbentuk dan bahan yang digunakan untuk membuatnya. Sobat Ins, bentuk heksagonal yang simetris itu, jika digabungkan akan menghasilkan kombinasi ruang guna yang sempurna, yaitu tidak menghasilkan ruang-ruang sisa yang tak berguna, seperti jika ruang-ruang yang berpenampang lingkaran atau segilima. Lebih jauh, bentuk ruang dengan penampang segitiga ataupun segiempat bisa jadi juga menghasilkan kombinasi yang optimal. Walaupun demikian, bahan baku yang dibutuhkan untuk membuat bentuk-bentuk ini ternyata lebih banyak daripada yang dibutuhkan untuk membuat bentuk ruang dengan penampang heksagonal. Ruang penyimpanan berbentuk heksagonal ternyata membutuhkan bahan baku lilin paling sedikit, dengan daya tampung terbesar. Dilihat dari aspek ekonomi bangunan, lebah telah memberi contoh kepada manusia tentang optimalisasi biaya tanpa mengurangi nilai estetika bangunan. Suatu pelajaran yang sangat patut dikagumi dari makhluk mungil ini.

Apa yang membungkus galaxy? Apa yang membungkus bungkus angkasa? Apa yang membungkus bungkus bungkus angkasa?

Bungkus angkasa? Mungkin lebih tepatnya batas angkasa.
Bila kita berjalan di atas permukaan bumi (asumsi kita hanya mengenal sumbu X dan Y, karena kita hanya bisa berjalan muju-mundur-kiri-kanan), kita akan sampai lagi ketempat semula karena bumi lengkung di sumbu Z.
Angkasa itu seperti itu. Bila kita pergi ke satu arah lurus, kita akan sampai ke tempat semula.
Namun lengkungnya bukan di sumbu X,Y, dan Z tapi di sumbu T alias waktu. Waktu adalah dimensi, sama seperti X (kiri-kanan), Y (depan-belakang) dan Z (atas-bawah). T (masa lalu-masa depan) teorinya rumit, tapo kalo mau, baca aja bukunya Stephen Hawking “A Brief History of Time”.

Yang paling kecil adalah tata surya.
Yaitu matahari dan planet-planetnya.
Selanjutnya adalah galaxy.
Yaitu kumpulan banyak sekali tata surya (ratusan ribu milyar matahari).
Selanjutnya adalah kumpulan galaxy.
Biasanya ada milyaran galaxy.
Selanjutnya adalah gugusan kumpulan galaxy.
Yaitu himpunan dari kumpulan-kumpulan galaxy.
Yang jumlahnya jutaan banyaknya.
Coba renungkan perbandingan ini.
Untuk satu butir pasir di bumi,
Ada 10 juta matahari / bintang dilangit.
Jarak terjauh dari bimasakti yang diketahui manusia adalah 50 milyar tahun cahaya, untuk melihat himpunan dari kumpulan galaxy.
Satu detik cahaya = 300 ribu km.
Satu jam = 1.080.000.000 km
Satu tahun cahaya ?
Galaxy bimasakti berdiameter 100 ribu tahun cahaya.
Perlu 100 ribu tahun untuk menyebrang dengan kecepatan cahaya.
Tuhan Maha Besar